Solar Cell Indonesia: Jenis-Jenis Panel Surya

Saat ini bumi sedang mengalami perubahan iklim yang dapat membuat perubahan terhadap jaringan kehidupannya pula. Nah, dalam rangka memperlambat global warming dan melestarikan alam maka dibutuhkan sebuah inovasi seperti solar cell Indonesia atau panel surya yang menghasilkan tenaga listrik dari panas matahari. Tenaga listrik dari matahari ini terdapat beberapa jenis seperti yang dijelaskan berikut. 

Crystalline Silicon

Jenis panel surya yang satu ini memanfaatkan material silikon sebagai bahan utama penyusun sel suryanya. Tipe crystalline ini merupakan generasi yang pertama digunakan berasal dari sel surya dan memiliki 3 jenis panel utama. Tipe panel surya yang satu ini sering adalah yang paling sering digunakan. 

  • Monocrystalline Silicon

Solar cell ini menggunakan sel surya jenis crystalline tunggal serta memiliki efisiensi yang paling tinggi pada kelasnya. Warna sel hitam gelapnya dapat diketahui dari model yang terpotong di setiap sudutnya. 

  • Multicrystalline Silicon

Solar cell ini menggunakan multi crystalline sebagai penangkap energi panas. Dari fisiknya panel surya yang satu ini bisa ditandai dari warna selnya yang cenderung biru serta bentuk persegi. 

  • Ribbon Silicon

Panel surya tipe ini menggunakan sel surya polycrystalline. Prose penangkap energi panasnya sedikit berbeda. Jenis panel surya yang ini tidak banyak digunakan. 

Thin-Film Solar Cell

Solar cell Indonesia merupakan panel surya yang sering digunakan di Indonesia. Thin Film Solar Cell merupakan panel surya yang memiliki banyak lapisan material sebagai penyusunnya. Panel surya generasi kedua ini memiliki ketebalan lapisan material mulai dari nanometers hingga micrometers. Berikut tipe panel surya jenis ini serta material penyusunnya. 

  • Cadmium Telluride

Jenis panel surya ini merupakan jenis yang memiliki tingkat paling baik di kelasnya yakni 9% – 11%. First solar bahkan berhasil mengembangkan panel surya dengan efisiensi sebesar 14,4%. 

  • Copper Indium Gallium Diselenide

Bahan material CIGS ini memiliki tingkat efisiensi sebesar 10 – 12%. Tingkat efisiensi tertinggi yang pernah diproduksi adalah 21,7%. 

  • Amorphous Thin Film Silicon

Panel surya yang memiliki efisiensi terendah sebesar 6 – 8% ini mengandung bahan tidak aman. Tipe panelnya adalah Amorphous Silicon Cells, Polycrystalline Silicon on Glass dan beberapa tipe lainnya. 

Sekian penjelasan mengenai beberapa jenis solar cell atau panel surya. Solar cell Indonesia sendiri lebih cocok menggunakan jenis monocrystalline silicon. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *